Tuesday, May 17, 2011
Sky
Perhaps the distant part of the sky always seems clearest, so that we will always strive to reach it
Monday, May 16, 2011
Tobucil's Crafty Days
Semua orang tersenyum disini. Ada yang karena bertemu teman, orang yang dia sukai, takjub dengan segala yang ditampilkan, dan tentu saja para perngrajin dan artist yang memperkenalkan karyanya kepada dunia. Tobucil mengumpulkan berbagai perngrajin kreasi Hand Made menjadi 1 dsini. So nice to be there.
Ketika manusia berkreasi dengan cinta, hasilnya pasti luar biasa ya..^^
Support Local Artist..!!
Ketika manusia berkreasi dengan cinta, hasilnya pasti luar biasa ya..^^
Support Local Artist..!!
Labels:
Bandung,
Bisik-Bisik,
Hand Made Craft,
Sekitar Kita,
Tobucil,
Toko Buku Kecil
Sunday, May 15, 2011
Motoko Quote
If we all reacted the same way, we'd be predictable, and there's always more than one way to view a situation. What's true for the group is also true for the individual. It's simple: overspecialize, and you breed in weakness. It's slow death.
~Kusanagi Motoko~
~Kusanagi Motoko~
Lacus Quote
Possibly humans can exist without actually having to fight. But, many of us have chosen to fight. For what reason? To protect something? Protect what? Ourselves? The future? If we kill people to protect ourselves and this future then what sort of future is it and what will we have become? There is no future for those who have died. And what of those who did the killing? Is happiness to be found in a future that is grasped with blood stained hands? Is that the truth?.
~Lacus Clyne~
~Lacus Clyne~
Saturday, May 14, 2011
A Girl Journey
Seorang gadis hendak pulang ke kota tempat tinggalnya di Bandung. Dia bertempat tinggal di Jakarta, dan memutuskan untuk pulang dengan menggunakan Bus. Berangkatlah dia melewati hiruk pikuk kota, di tengah terik panas matahari. Walaupun di dalam hati dia sangat senang karena akan bertemu orang-orang yg dia sayangi, tak seddikitpun dia memasang seyuman di wajahnya. Dia berjalan, kemudian menggunakan bus kota, hingga sampailah dia di terminal bus dengan penuh keringat.
Diapun membeli sebotol minuman dingin dan sebungkus biskuit untuk bekalnya di perjalanan. Dia memasukan bekal yg telah dia beli ke dalam tas yg dia bawa. Dia dalam hati dia sungguh tidak sabar untuk dapat bertemu keluarganya, namun tak sedikitpun nampak senyum atau kegembiraan di wajahnya.
Dia pun masuk ke dalam bus tujuannya, dan duduk di sebelah seorang pria. Pria itu tesenyum kepadanya namun dia membuang muka. Tak lama kemudian bus mulai berjalan. Gadis itu mengeluarkan minuman yg telah ia beli, kemudian meminumnya. Kemudian gadis itu mulai memakan biskuit tanpa menawarkan kepada pria yg duduk di sebelahnya. Tak lama kemudian pria itu ikut mengambil sebuah biskuit dan memakannya. Kurang ajar betul, pikir si gadis. Tapi gadis itu tak menghiraukannya. Kemudian gadis itu mengambil sebuah biskuit lagi dan memakannya. Si pria kemudian ikut mengambil sebuah biskuit dan memakannya. Si gadis mulai naik darah dan melirik si pria dengan tatapan sinis. Beberapa saat kemudian si gadis kembali mengambil sebuah biskuit dan diikuti si pria. That's it..!! pikir si gadis, dan ia memarahi si pria. 'Lo jadi orang ga sopan banget sih! diajarin tata krama ga sama nyokap lo! kalo laper bilang! yg sopan! hardik si gadis. Si pria hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa. si gadis kemudian kembali duduk 'huh dasar aneh' kata si gadis.
Sisa dari perjalanan pun dilalui dengan terdiam tanpa interaksi, dan sampailah mereka di terminal terakhir. Si gadis pun turun dari bus dengan segera tanpa menoleh kembali ke si pria. Si gadis pun menggunakan taxi untuk pergi ke rumahnya. Dia masih diliputi rasa kesal atas kejadian di dalam bus. Di dlm taxi dia membuka tasnya, dan dia terbelalak. Betapa terkejutnya dia melihat satu bungkus biskuit yg ia beli sebelum naik bus, utuh, tidak terbuka dan masih tersegel rapat. 'jadi yg gw makan barusan... itu punya dia?' pikir si gadis.
Think twice sebelum kau menyakiti orang, karena kita tak akan pernah bisa menarik kembali makian atau kata-kata kasar yg kita ucapkan.
Diapun membeli sebotol minuman dingin dan sebungkus biskuit untuk bekalnya di perjalanan. Dia memasukan bekal yg telah dia beli ke dalam tas yg dia bawa. Dia dalam hati dia sungguh tidak sabar untuk dapat bertemu keluarganya, namun tak sedikitpun nampak senyum atau kegembiraan di wajahnya.
Dia pun masuk ke dalam bus tujuannya, dan duduk di sebelah seorang pria. Pria itu tesenyum kepadanya namun dia membuang muka. Tak lama kemudian bus mulai berjalan. Gadis itu mengeluarkan minuman yg telah ia beli, kemudian meminumnya. Kemudian gadis itu mulai memakan biskuit tanpa menawarkan kepada pria yg duduk di sebelahnya. Tak lama kemudian pria itu ikut mengambil sebuah biskuit dan memakannya. Kurang ajar betul, pikir si gadis. Tapi gadis itu tak menghiraukannya. Kemudian gadis itu mengambil sebuah biskuit lagi dan memakannya. Si pria kemudian ikut mengambil sebuah biskuit dan memakannya. Si gadis mulai naik darah dan melirik si pria dengan tatapan sinis. Beberapa saat kemudian si gadis kembali mengambil sebuah biskuit dan diikuti si pria. That's it..!! pikir si gadis, dan ia memarahi si pria. 'Lo jadi orang ga sopan banget sih! diajarin tata krama ga sama nyokap lo! kalo laper bilang! yg sopan! hardik si gadis. Si pria hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa. si gadis kemudian kembali duduk 'huh dasar aneh' kata si gadis.
Sisa dari perjalanan pun dilalui dengan terdiam tanpa interaksi, dan sampailah mereka di terminal terakhir. Si gadis pun turun dari bus dengan segera tanpa menoleh kembali ke si pria. Si gadis pun menggunakan taxi untuk pergi ke rumahnya. Dia masih diliputi rasa kesal atas kejadian di dalam bus. Di dlm taxi dia membuka tasnya, dan dia terbelalak. Betapa terkejutnya dia melihat satu bungkus biskuit yg ia beli sebelum naik bus, utuh, tidak terbuka dan masih tersegel rapat. 'jadi yg gw makan barusan... itu punya dia?' pikir si gadis.
Think twice sebelum kau menyakiti orang, karena kita tak akan pernah bisa menarik kembali makian atau kata-kata kasar yg kita ucapkan.
Subscribe to:
Posts (Atom)





